MATERI 13 PSIKOLOGI UMUM 1
HUMANISTIK
Istilah
humanistik diperkenalkan oleh para psikologi pada tahun 1960-an dibawah
kepemimpinan Abraham Maslow. Para psikolog mencari alternatif dari dua teori
yang sangat berpengaruh atas pemikiran intelektual dalam psikologi, yaitu
psikoanalisa dan behaviorisme.
Psikoanalisa
dan behaviorisme dianggap mengabaikan aspek penting dalam keberadaan manusia. Maka
dari itu,muncul alternatif yang disebut dengan aliran humanistik yang membantu
individu yang sehat menjadi lebih sehat, mencapai potensi penuh, keunikan, dan
positif. Para psikolog humanistik berpendapat bahwa penyebab penting dari
perilaku adalah realitias subjektif dan manusia memiliki potensi akan pemahaman
diri sendiri dan cara untuk membantu orang lain mencapai pemahaman diri sendiri
adalah dengan menjadi hangat dan mendukung.
A.
Atecendents
- Fenomenologi
- Franz
Brentano : Intensionalitas
Intensionalitas adalah
kekuatan pikiran untuk menjadi tentang sesuatu. Intensionalitas dianggap
berasal dari keadaan mental, seperti persepsi, keyakinan, atau keinginan, oleh
karena itu para ahli beranggapan bahwa intensionalitas
sebagai tanda karakteristik mental.
- Edmund
Husserl
Menurut Husserl
intensionalitas itu seperti yang tampak dalam kesadaran, bukan apa yang
seharusnya ada di sana menurut keyakinan, teori, dan model.
- Eksistensial
-Socrates daan
Augustine
-Kierkegaard
dan Nietzshe
Eksistensial
bermakna dari eksistensi manusia, pentingnya perasaan manusia, pilihan, dan
individualitas. Eksistensial menekankan letak kebebasan, refleksi pengalaman
dan tanggung jawab.
- Martin
Heidegger
1.)
Dasein
Keberadaan
manusia di dunia tidak dapat tergantikan, dunia membutuhkan keberadaan manusia
dan sebaliknya manusia pun membutuhkan dunia, maka dari itu keduanya tidak ada
tanpa satu sama lain. Manusia dapat memilih eksistensinya sendiri dan
memiliki kebebasan untuk berkehendak dan melakukan perubahan yang kompleks dan
unik.
2.) Authentic
Life vs Inautentic life
kehidupan yang
otentik merupakan suatu konsep yang dapat dijelaskan melalui beberapa konsep.
Untuk mendapatkan kehidupan yang otentik, manusia harus mampu menjalani
kehidupannya dengan baik. Hidup manusia ada masanya maka dari itu manusia
dapat memahami dan mengoptimalkan kehidupannya.
3.) Guilt dan
Axiety
Karena memiliki
kebebasan untuk menentukan pilihan hidupnya terkadang manusia menjadi merasa
bersalah dan cemas.
4.) Thownness
Manusia
memiliki kebebasan untuk bertindak dan memilih sendiri kehidupannya, akan
tetapi kebebasan tersebut terbatas karena ada beberapa hal dalam kehidupan yang
tidak bisa manusia pilih atau sudah ditakdirkan.
-Ludwig
Binswanger
Here and Now = Cara manusia memandang kehidupannya saat ini.
1.) Psychotherapy Daseinanalysis
Bagaimana cara manusia memandang kecamasan, ketakutan, nilai-nilai, pikiran, hubungan sosialnya saat ini berpangaruh pada diri manusia tersebut.
2.) Modes of Existance
a. Umwelt (around world) : dunia benda dan peristiwa.
b. Mitwelt (with world) : interaksi dengan manusia lainnya.
c. Eigenwelt (own world) : privasi individu, pengalaman batin.
3.) Makna hidup melalui pengalaman negatif
Tidak selamanya individu memandang pengalam traumatik dapat menyebabkan gangguan dalam dirinya, tergantung bagaimana individu untuk menyikapinya, karena sebuah penderitaan dapat berhenti menjadi penderitaan pada saat individu menemukan maknanya.
=Same experience : memiliki dampak yang berbeda pada makna dan nilai.
Dirangkul, diinterpretasikan, dihargai, dan di respon adalah masalah pilihan pribadi.
= Dengan menjalankan kebebasan kita tumbuh sebagai manusia, dan karena menjalankan kebebasan adalah proses tanpa akhir, proses perkembangan tidak pernah selesai.
B. Pengertian
Psikologi Humanistik
Humanistik
adalah aliran yang menekankan kualitas-kualitas positif seseorang. Humanistik berpandangan bahwa manusia memiliki kapasitas untuk pertumbuhan dan kebebasan
dalam memilih dan berkehendak, serta manusia memiliki
kemampuan untuk mengendalikan hidup mereka dan menghindar di manipulasi oleh
lingkungan. Setiap manusia memiliki pengalaman-pengalaman yang unik serta kebebasan memilih dan berkehendak untuk dapat mengembangkan potensi-potensi dalam dirinya. Menurut para psikolog humanistik, daripada dikendalikan
oleh dorongan-dorongan ketidaksadaran atau oleh ganjaran eksternal, manusia dapat memilih hidupnya dengan nilai-nilai kemanusiaan yang lebih tinggi.
C. Tokoh-tokoh Psikologi Humanistik
1. Abraham Maslow (1908-1970)
Abraham Maslow lahir pada tanggal 1April 1908 di Amerika adalah seorang psikolog yang mencetuskan aliran humanistik dan terkenal dengan teorinya hierarki kebutuhan.Kehidupan keluarga dan pengalaman hidupnya memiliki pengaruh dalam gagasan-gagasannya. Maslow percaya bahwa bahwa setiap orang memiliki keinginan yang kuat untuk mengembangkan potensi-potensi dalam dirinya untuk mencapai tingkatan aktualisasi diri. Teori Maslow yang paling terkenal yaitu Hierarki Kebutuhan. Manusia termotivasi untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan hidupnya. Kebutuhan-kebutuhan tersebut memiliki tingkatan atau hierarki, mulai dari yang paling rendah sampai yang paling tinggi.
a. Kebutuhan Fisiologi
Kebutuhan fisiologi adalah
kebutuhan pertama yang harus dipenuhi manusia. Kebutuhan dasar manusia untuk
makan, minum, isitrahat, dan lainnya. Dan jika kebutuhan dasar ini sudah
dipenuhi dapat lanjut memenuhi kebutuhan yang lebih tinggi.
b. Kebutuhan Rasa Aman
Kebutuhan rasa aman adalah
kebutuhan manusia untuk dapat merasa aman dan dilindungi oleh keluarga, teman,
dan lingkungan masyarakat untuk terbebas dari rasa takut, cemas, dan terancam
serta mengembangkan kepercayaan pada orang lain.
c. Kebutuhan Kasih Sayang/
Cinta
Kebutuhan cinta adalah
kebutuhan manusia untuk dimiliki dan dicintai karena setiap orang ingin
mempunyai hubungan yang hangat dan akrab dengan orang lain.
d. Kebutuhan Harga Diri
Kebutuhan harga diri adalah kebutuhan manusia untuk diakui dan dihargai oleh orang lain. Terdapat kebutuhan harga diri yaitu, kebutuhan-kebutuhan akan kekuatan, penguasaan, kompetensi, percaya diri, dan kemandirian. Kemudian ada kebutuhan akan penghargaan dari orang lain, status, kebanggaan, diakui dan apresiasi dari orang lain.
e. Kebutuhan Aktualisasi Diri
Kebutuhan aktualisasi diri adalah kebutuhan tertinggi dan berada dipuncak hierarki kebutuhan. Kebutuhan aktualisasi diri akan dicapai setelah manusia berhasil memenuhi kebutuhan-kebutuhan sebelumnya. Aktualisasi diri adalah kemampuan manusia untuk dapat mengembangkan potensi-potensi yang sesuai dengan keunikannya sehingga menjadi keseluruhan kepribadian yang utuh.
2. Carl Rogers (1902-1987)
Carl Rogers lahir pada tanggal 8 Januari 1902 di Amerika adalah seorang psikolog yang terkenal dengan client centered therapy. Client centered therapy adalah terapi yang berpusat pada klient yang bertujuan untuk membantu klient mengatasi kondisi kesehatan dan kembali hidup sesuai dengan organismic valuing processes. Rogers mengembangkan teori kepribadian untuk menjelaskan fenomena yang dia amati selama proses terapeutik. Rogers menekankan bahwa dorongan bawaan manusia menuju aktualisasi diri, dan percaya bahwa jika manusia menggunakan kecenderungan aktualisasi ini sebagai acuan dalam menjalani hidup mereka. Namun, manusia perlu positif regard yaitu cinta, kehangatan, simpati, dan penerimaan dari orang lain di kehidupan kanak-kanaknya. Ada conditional dan unconditional positive regard. Conditional regard adalah suatu kondisi seseorang akan diakui dan dihargai berdasarkan pencapaian atau prestasi yang ia lakukan. Sedangkan unconditional positive regard adalah suatu kondisi seseorang diakui dan dipercaya memiliki kemampuan yang dapat ia kembangkan sehingga ia dihargai hanya dengan menjadi dirinya sendiri.

Komentar
Posting Komentar